Aksi unjuk rasa berlangsung di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tegal Sari II yang berlokasi di Kampung Cungking, Tegal Sari, Kecamatan Walantaka, Kota Serang,
Table of Contents
Serang.Kilasbantennews.com senen 16 -2-2026 Aksi tersebut dipicu oleh tuntutan sejumlah relawan yang mengaku belum menerima gaji selama dua minggu terakhir. Berdasarkan hasil investigasi LSM Siliwangi Bersatu, para pekerja menuntut agar hak mereka segera dibayarkan oleh pihak pengelola.
Salah satu perwakilan relawan menyebutkan bahwa keterlambatan pembayaran upah telah berlangsung selama dua pekan tanpa kejelasan. Dalam aksi tersebut, pemilik SPPG yang diketahui bernama Goris dikabarkan berada di dalam gedung dan mengunci diri saat para relawan menyampaikan aspirasi mereka.
LSM Siliwangi Bersatu telah mencoba melakukan konfirmasi kepada Bapak Goris selaku pemilik MBG, namun belum mendapatkan jawaban yang pasti. Sementara itu, saat dikonfirmasi, Bapak Samuel selaku Kepala Dapur MBG menyampaikan bahwa pihaknya telah bersepakat gaji relawan akan segera dikirimkan. Namun, menurutnya, terdapat kendala pada sistem perbankan yang terkunci karena jam operasional bank tutup akibat libur nasional, sehingga terjadi keterlambatan pembayaran.
Sebagai lembaga yang memiliki tugas pokok dan fungsi kontrol sosial, LSM Siliwangi Bersatu berharap pihak berwenang dapat segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan turun tangan menyelesaikan permasalahan tersebut agar hak para relawan dapat segera dibayarkan. Mereka juga menyatakan akan melaporkan permasalahan ini kepada pihak berwenang apabila pembayaran tidak segera direalisasikan.
Hingga berita ini di turunkan belum ada pernyataan resmi dari pihak pemilik terkait tuntutan para relawan tersebut. ? (Tim-red)