Berbulan-bulan Tergenang Air, Kades Sindangsari dan Warga Turun Tangan Bersihkan Jalan Provinsi dan jalan raya petir

Table of Contents

kilasbantennews. com Serang -Banten
Minggu tanggal 8/2/2026 Kondisi memprihatinkan terlihat di ruas jalan raya utama Petir-Serang, tepatnya di lintasan Kampung Sindanglaya, Desa Sindangsari, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang. Sudah berbulan-bulan lamanya, akses jalan vital ini tergenang air yang mengganggu aktivitas dan keselamatan pengguna jalan.
Penyebab Utama: Drainase Buruk dan Sampah

Berdasarkan laporan di lapangan, genangan air yang tak kunjung surut ini dipicu oleh
Ketiadaan Gorong-gorong atau drainase sehingga air meluap ke jalan raya.

1. Tidak adanya sistem drainase atau gorong-gorong penghubung yang memadai untuk mengalirkan air dari badan jalan
2. Penumpukan Sampah: Banyaknya sampah yang menyumbat saluran air yang ada, sehingga air meluap ke aspal saat hujan maupun cuaca normal.

Aksi gotong royong dan Swadaya Masyarakat
Melihat kondisi yang semakin memburuk, Kepala Desa Sindangsari, Bapak Heri, memimpin langsung aksi kerja bakti bersama warga setempat pada [Sebutkan Hari/Tanggal jika ada]. Dengan alat seadanya, mereka bergotong-royong membersihkan sumbatan dan mencoba mengalirkan air agar jalan bisa dilalui dengan lebih nyaman.

"Kami tidak bisa tinggal diam melihat kondisi ini terus berlarut-larut karena sangat membahayakan warga dan pengendara," ujar Bapak Heri selaku kepala desa Sindang sari kecamatan petir

Mengetuk Pintu Pemerintah Provinsi Banten
Meski aksi kerja bakti telah dilakukan, Bapak Heri menyadari bahwa solusi permanen memerlukan intervensi dari pemerintah tingkat atas. Hal ini dikarenakan ruas jalan Petir-Serang merupakan jalan dengan status kewenangan Provinsi Banten.

Bapak Heri berharap aksi ini menjadi perhatian serius bagi pemangku kebijakan, khususnya Pemerintah Provinsi.

"Permasalahan utamanya adalah kewenangan jalan ini ada di tingkat Provinsi Banten. Kami sangat berharap aspirasi ini didengar oleh Bapak Gubernur Banten agar segera ada perbaikan permanen, terutama pembangunan gorong-gorong yang layak," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih berharap ada tindak lanjut nyata dari Dinas PUPR Provinsi Banten sebelum kerusakan jalan semakin parah akibat genangan air yang berkelanjutan. Ucap kepala desa Sindang sari  

(Tim-red)