FAMS Minta Ketua DPRD Kabupaten Serang “Move On” dari Polemik, Fokus Urus Kepentingan Rakyat
Table of Contents
Serang,kilasbantennews.com-17 Maret 2026 — Forum Aktivis Muda Serang (FAMS) melontarkan kritik tajam kepada Ketua DPRD Kabupaten Serang terkait polemik pernyataan yang belakangan berkembang di ruang publik. FAMS menilai polemik tersebut justru berpotensi mengalihkan perhatian dari berbagai persoalan mendesak yang saat ini dihadapi masyarakat Kabupaten Serang.
Ketua FAMS, Agus Waluyo, menegaskan bahwa sebagai pimpinan lembaga legislatif, Ketua DPRD seharusnya menunjukkan kepemimpinan yang berorientasi pada penyelesaian masalah rakyat, bukan larut dalam polemik komunikasi yang berkepanjangan.
“Sebagai pimpinan DPRD, seharusnya yang ditunjukkan ke publik adalah kepemimpinan yang fokus pada kerja nyata dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah. Bukan justru memperpanjang polemik yang tidak memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Agus.
Menurutnya, Kabupaten Serang saat ini masih menghadapi berbagai persoalan krusial, mulai dari pembangunan daerah, pelayanan publik, hingga kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan perhatian serius dari seluruh pemangku kebijakan.
“Masih banyak persoalan yang jauh lebih mendesak untuk diselesaikan. Energi pimpinan daerah seharusnya diarahkan untuk memastikan pembangunan berjalan optimal, bukan habis pada polemik yang terus dipertontonkan di ruang publik,” ujarnya.
FAMS juga mengingatkan bahwa konflik komunikasi antara lembaga eksekutif dan legislatif tidak seharusnya menjadi konsumsi berkepanjangan di tengah masyarakat. Menurut Agus, dinamika internal pemerintahan seharusnya diselesaikan secara dewasa dan profesional demi menjaga stabilitas pemerintahan daerah.
“Jika dinamika komunikasi antar lembaga terus dibawa ke ruang publik, tentu yang dirugikan adalah masyarakat. Yang dibutuhkan saat ini adalah kedewasaan politik dan kemampuan untuk segera move on dari polemik yang tidak produktif,” katanya.
Selain itu, Agus menambahkan harapan di bulan suci ini, agar momentum halal bihalal mendatang dapat menjadi ajang saling memaafkan, mempererat hubungan baik antar anggota DPRD maupun dengan pihak eksekutif, sehingga semua pihak bisa kembali fokus pada penyelesaian persoalan-persoalan yang ada di Kabupaten Serang.
FAMS berharap Ketua DPRD Kabupaten Serang dapat segera mengakhiri polemik tersebut dan kembali fokus pada tugas utama lembaga legislatif, yaitu menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran demi kepentingan masyarakat Kabupaten Serang.
“Kami mengingatkan bahwa jabatan publik adalah amanah rakyat. Sudah seharusnya seluruh energi diarahkan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk memperpanjang polemik yang tidak memberikan solusi. Semoga di bulan suci ini, dan saat halal bihalal nanti, semua pihak dapat saling memaafkan dan terjalin hubungan yang baik, agar fokus sepenuhnya pada penyelesaian setiap persoalan di Kabupaten Serang,” tutup Agus.(tim-red)