DKBPPPA Kabupaten Serang Melalui Bidang KB Gelar Sosialisasi "Genting" di Cikande, Akselerasi Penurunan Stunting Melalui Gotong Royong

Table of Contents



​Pemerintah Kabupaten. Kilasbantennews.com-Serang melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) terus memacu upaya penurunan angka stunting. Terbaru, Kepala Bidang Keluarga Berencana (KB), Hj. Iis Isnawati, SST., M.Kes, memimpin langsung kegiatan Sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang bertempat di Kecamatan Cikande.

​Kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjalankan amanat nasional, khususnya yang tertuang dalam Keputusan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 325/KEP/G2/2024 mengenai pelaksanaan program Genting secara terpadu.

​Dalam arahannya, Kabid KB Hj. Iis Isnawati menekankan bahwa Genting bukan sekadar program seremonial, melainkan sebuah gerakan nasional berbasis gotong royong.

​"Program Genting ini dirancang untuk menghubungkan Orang Tua Asuh (OTA) secara langsung dengan keluarga berisiko stunting. Target nasional kita adalah menjangkau satu juta keluarga melalui pendampingan intensif dan pemantauan kesehatan selama 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)," ujar Hj. Iis.

​Melalui skema ini, para orang tua asuh diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata, baik dalam bentuk edukasi maupun pemenuhan gizi, guna memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal di masa emasnya.

​Pelaksanaan sosialisasi di Cikande ini juga menjadi bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Hj. Iis menjelaskan bahwa upaya ini sejalan dengan visi besar Presiden dalam membawa Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.

​Secara spesifik, gerakan ini merupakan perwujudan dari misi Asta Cita, khususnya:
​Asta Cita Ke-4: Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, penyandang disabilitas, dan kelompok minoritas.
​Asta Cita Ke-6: Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

​Cikande dipilih sebagai lokasi sosialisasi mengingat wilayah ini memiliki kepadatan penduduk yang tinggi, sehingga koordinasi antara kader, tenaga kesehatan, dan pemangku kepentingan di tingkat kecamatan menjadi kunci keberhasilan.

​Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Cikande dapat berpartisipasi aktif menjadi orang tua asuh bagi anak-anak di lingkungannya, demi melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting di masa depan. (Tim-red)