FORWARA dan DISPORA Komit Dukung Potensi Kepemudaan, melaui Publikasi
Table of Contents
Forum Wartawan Pemantau Peradilan (FORWARA) bersama Biro Adiministrasi Pimpinan (Biro Adpim) menggelar Dialog Temu Media di gedung KNPI Banten kamis 16 april 2026, membahas Partisipasi Aktif Pelayanan Kepemudaan melalui Media, dengan Narasumber Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten.
Turut hadir Kepala Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Pemuda di Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten. Tito Istianto, S.E., M.Si, dalam dialognya menyampaikan harapannya agar pemuda di Provinsi Banten mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah melalui kontribusi nyata, khususnya di bidang kewirausahaan, lingkungan, dan ketahanan pangan.
Menurutnya, peluang bagi pemuda untuk berwirausaha saat ini sangat terbuka lebar,
banyak pemuda Banten yang telah berhasil mengembangkan usaha dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Namun, keberhasilan tersebut sering kali belum tercatat secara resmi dalam data pemerintah, khususnya data yang dihimpun oleh Badan Pusat Statistik (BPS), yang umumnya hanya mencatat tenaga kerja formal.
“Banyak pemuda yang sudah sukses berwirausaha, tetapi tidak terdata. Hal ini berdampak pada penilaian Indeks Pembangunan Pemuda (IPP), karena mereka tidak tercatat sebagai bagian dari tenaga kerja,” ujarnya.
Sebagai contoh, terdapat pemuda asal Pandeglang yang berhasil meraih prestasi tingkat nasional dalam ajang Pemuda Pelopor Desa (PPD) Tahun 2025. Irfan Budiono juga berhasil meraih penghargaan sebagai pelopor lingkungan dan mendapatkan apresiasi dari Bupati atas kontribusinya dalam mengharumkan nama Provinsi Banten.
Di bidang kewirausahaan digital, sejumlah pemuda di wilayah Cilegon juga menunjukkan keberhasilan dalam mengembangkan usaha berbasis teknologi.
Sementara itu Forwara yang di wakili Raymond Sinaga mengapresiasi prinsip open Geverment, pemerintah yang transparan sebagai komitmen Pj Gubernur Banten terhadap keterbukaan informasi publik, dengan menggandeng Insan Pers Target indeks pembanngunan pemuda (IPP) dapat tercapai melalui edukasi publikasi penyebaran berita.
Kabid Tito menekankan pentingnya peran media dalam mempublikasikan prestasi-prestasi tersebut agar lebih dikenal oleh masyarakat dan pemerintah. Publikasi yang baik diharapkan dapat meningkatkan apresiasi serta dukungan terhadap program kepemudaan.
“Dispora diharapkan dapat hadir sebagai fasilitator bagi kegiatan kepemudaan, termasuk memberikan ruang kolaborasi antara pemerintah, stakeholder, pelaku usaha, dan organisasi kepemudaan,” tambahnya.
Biro Adpim yang di wakili Kusma memberikan kesempatan pada peserta sesi tanya jawab dalam dialog tersebut bersama Dispora, mencakup pengembangan kewirausahaan pemuda dan potensi lainnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kolaborasi dan sinergi dari seluruh unsur sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pemuda serta mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Provinsi Banten.
Sebagai penutup, Ketua PPI Banten "Tito" berharap para pelaku usaha muda yang telah berhasil dapat turut berperan dalam memberikan edukasi dan inspirasi kepada pemuda lainnya, sehingga mampu menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan mengurangi angka pengangguran di kalangan pemuda. (Red: uum)