KSP Miduk Jaya Abadi Sejahtera Gelar RAT Tahun Buku 2025, Dihadiri Dinkop UKM Banten dan Kabupaten Serang
SERANG.kilasbantennews.com — Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Miduk Jaya Abadi Sejahtera menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di Aula Saung Teratai, Cikande Permai, Desa Cikande, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, yakni Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Asep Parhan, S.OS., M.Ak., beserta jajaran. Turut hadir perwakilan Dinas Koperasi Kabupaten Serang, di antaranya Silvia Tirtawati, Septi, Haira Nurulita, dan Ulvi.
Sebanyak 65 anggota dari total 300 anggota koperasi hadir, bersama puluhan rekanan yang turut memenuhi undangan. Tingginya partisipasi ini mencerminkan kepedulian anggota terhadap keberlangsungan dan kemajuan koperasi.
Dalam RAT tersebut, dibahas berbagai agenda penting, mulai dari laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas, perkembangan usaha koperasi, hingga evaluasi kinerja organisasi selama satu tahun buku.
Ketua KSP Miduk Jaya Abadi Sejahtera, Holan Parulian Sagala, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya RAT secara konsisten.
“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, sehingga Pengurus dan Pengawas dapat menyelenggarakan RAT Tahun Buku 2025.
Laporan ini merupakan bentuk transparansi dalam pengelolaan organisasi, kelembagaan, usaha, serta laporan keuangan koperasi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan koperasi melaksanakan RAT selama lima tahun berturut-turut menjadi indikator stabilitas organisasi yang terus terjaga.
“Kami menyadari masih terdapat kekurangan dalam laporan ini. Oleh karena itu, saran dan kritik dari seluruh anggota sangat kami harapkan sebagai bahan evaluasi ke depan,” tambahnya.
Rencana Kerja Tahun Buku 2026
Dalam forum tersebut, pengurus juga memaparkan rencana kerja dan rencana anggaran pendapatan dan belanja (RAPB) Tahun Buku 2026, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan anggota serta kinerja organisasi.
Beberapa program prioritas yang akan dijalankan meliputi:
1. Bidang Organisasi
Peningkatan profesionalisme melalui pengembangan kompetensi pengurus, pengawas, dan karyawan, serta pelaksanaan rapat rutin dan partisipasi dalam kegiatan sosial.
2. Bidang Administrasi
Pembenahan tata kelola administrasi, melengkapi perizinan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota.
3. Bidang Pendidikan
Peningkatan wawasan perkoperasian melalui pelatihan dan pendidikan, baik secara mandiri maupun bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten.
4. Permodalan
Penguatan struktur permodalan melalui peningkatan modal internal dan kerja sama strategis dengan pihak eksternal.
5. Bidang Usaha
Pengembangan dan perluasan layanan usaha koperasi guna memberikan pelayanan optimal kepada anggota.
Dinamika Forum dan Penegasan Peran RAT
Suasana RAT berlangsung hangat dan interaktif, terutama pada sesi tanya jawab antara anggota, pengurus, dan rekanan. Sejumlah masukan konstruktif disampaikan, khususnya terkait mekanisme penerimaan anggota baru dan peningkatan layanan koperasi.
Sebagai informasi, RAT merupakan forum tertinggi dalam koperasi yang wajib dilaksanakan setiap tahun, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Forum ini menjadi sarana evaluasi kinerja, pengambilan keputusan strategis, serta transparansi pengelolaan usaha, termasuk pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) secara demokratis.
Acara ditutup dengan pembagian doorprize kepada peserta yang hadir. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan sukses. (Red)
