Miris!! MI Al Khairiyah Tanjung Angsana Mancak Rusak Parah, Siswa Belajar di Tengah Keterbatasan
Serang, kilasbantennews.com 30 April 2026 – Kondisi memprihatinkan masih membayangi dunia pendidikan di Kabupaten Serang. Salah satu potret nyata terlihat di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Khairiyah yang berlokasi di Kampung Tanjung, Desa Angsana, Kecamatan Mancak. Sekolah tersebut kini mengalami kerusakan fisik yang cukup parah dan jauh dari standar kelayakan sebagai tempat belajar.
Sejumlah ruang kelas di sekolah itu tampak tidak layak digunakan. Jendela tanpa kaca membuat ruangan terbuka terhadap terpaan angin dan hujan. Sementara itu, plafon yang sudah rusak dan sebagian hilang semakin memperburuk kondisi bangunan, menciptakan suasana belajar yang kurang nyaman dan berisiko bagi keselamatan siswa.
Meski berada dalam keterbatasan, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung. Para siswa dan guru menunjukkan semangat tinggi untuk terus menjalankan proses pendidikan, meskipun harus menghadapi berbagai kendala fasilitas.
Kepala sekolah, Maksum, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa adanya bantuan perbaikan dari pihak terkait. Ia mengaku telah berupaya mencari berbagai solusi, namun hingga kini belum mendapatkan akses bantuan yang jelas.
“Kami tetap berusaha menjalankan kegiatan belajar mengajar semaksimal mungkin, meskipun dengan kondisi seadanya. Anak-anak tetap semangat, tapi tentu kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah,” ujarnya.
Menurut Maksum, keterbatasan sarana dan prasarana tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga berpotensi memengaruhi kualitas pembelajaran siswa. Kondisi semakin sulit saat musim hujan tiba, di mana air kerap masuk ke dalam ruang kelas dan mengganggu aktivitas belajar.
Pihak sekolah pun berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan peninjauan langsung serta memberikan bantuan renovasi. Upaya tersebut dinilai sangat penting guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi para siswa.
Kondisi MI Al Khairiyah Tanjung Angsana Mancak ini menjadi cerminan bahwa pemerataan pembangunan di sektor pendidikan masih perlu ditingkatkan, khususnya di wilayah pedesaan. Diharapkan, perhatian serius dan langkah konkret dari pemerintah dapat segera menjawab kebutuhan mendesak tersebut demi masa depan generasi penerus bangsa.(Tim-Red)
