Ribuan Warga Baduy Tiba di Rangkasbitung, Pemkab Lebak Gelar Prosesi Penyambutan di Pendopo
RANGKASBITUNG.kilasbantennews.com (24 April 2026) – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Bupati Lebak sore ini saat ribuan warga masyarakat adat Baduy tiba di pusat kota Rangkasbitung. Kedatangan mereka merupakan bagian dari prosesi tahunan Seba Baduy 2026 yang mengusung tema Warisan Karuhun: “Inspirasi Kiwari Ngahiji Dina Tradisi”.
Sebanyak kurang lebih 1.580 warga Baduy, baik dari wilayah Baduy Luar maupun Baduy Dalam, telah menempuh perjalanan kaki puluhan kilometer dari desa Kanekes. Ritual Seba ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan hasil panen sekaligus mempererat tali silaturahmi (saba) antara masyarakat adat dengan pemerintah daerah yang mereka sebut sebagai “Bapak
Bupati Lebak beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambut langsung rombongan di halaman Pendopo. Acara penyambutan ini diawali dengan prosesi serah terima hasil bumi secara simbolis, mulai dari padi, palawija, hingga madu hutan, yang merupakan simbol kesetiaan warga Baduy dalam menjaga amanah leluhur untuk merawat alam.
“Kami merasa bangga dan terhormat menerima saudara-saudara kita dari Baduy. Seba bukan sekadar tradisi rutin, melainkan pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga harmoni antara manusia dan alam,” ujar Bupati Lebak H Hasbi jaya baya dalam sambutannya.
Setelah prosesi penyambutan, rangkaian acara dilanjutkan dengan kegiatan babacakan atau makan bersama di area Pendopo. Suasana kebersamaan tampak kental saat pejabat pemerintah dan warga adat duduk bersila menikmati hidangan tradisional dalam satu nampan yang sama.
Puncak acara Seba Baduy di Kabupaten Lebak akan berlangsung hingga 26 April 2026, yang juga akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pendukung di Alun-alun Rangkasbitung, seperti pasar produk UMKM khas Baduy, pertunjukan seni tradisional, dan pameran foto budaya. Setelah dari Lebak, rombongan dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Gedung Negara Provinsi Banten di Serang untuk menemui Penjabat Gubernur Banten.
Masyarakat umum diimbau untuk turut menyemarakkan acara ini dengan tetap menjaga ketertiban dan menghormati aturan adat yang berlaku selama prosesi berlangsung
(satiman.s)
