Bupati Tangerang : Bubarkan BNK yang tidak efektif dan ganti dengan BNNK
Kilasbantennews.com BNK Kabupaten Tangerang sudah tidak relevan lagi, tidak efektif, dan justru menjadi sumber pemborosan anggaran. Waktunya sudah matang untuk DIBUBARKAN dan diganti menjadi BNNK yang berada langsung di bawah naungan BNN Pusat.eli jaro ketua mappak Banten memaparkan
Berikut analisis konprehensif dan tegas kenapa hal ini harus segera dilakukan:
*ANALISIS: "BNK SUDAH MATI, BNNK HARUS HIDUP"*
*1. BNK ITU HANYA "KOMITE", BUKAN "ALAT TEMPUR"*
- Status: Lembaga non-struktural, hanya berfungsi mengoordinasikan, rapat-rapat, dan sosialisasi.
- Wewenang: tidak bisa melakukan penyidikan, penangkapan, atau penindakan langsung. Kalau menemukan kasus, harus lapor ke Polisi atau BNN Provinsi, yang seringkali lambat responnya.
- Hasil: Selama ini terlihat seperti "macan ompong". Banyak kasus besar (seperti pabrik sabu) berjalan berbulan-bulan tanpa terdeteksi dini oleh BNK.
BNK tidak punya "gigi" untuk menggigit sindikat narkoba yang semakin canggih dan terorganisir.
*2. ANGGARAN RP1,2 MILIAR ITU TERBUANG PERCUMA*
- Uang sebesar itu seharusnya bisa digunakan untuk membeli alat deteksi, membiayai operasi intelijen, atau membangun pusat rehabilitasi.
- Kenyataannya, uang itu habis untuk honorarium, perjalanan dinas, konsumsi rapat, dan administrasi yang tidak menghasilkan output nyata
- Ini adalah pemborosan keuangan daerah yang nyata, karena fungsi yang dijalankan tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.
*3. BNNK ADALAH SOLUSI YANG JAUH LEBIH REALISTIS DAN PROFESIONAL*
Jika berubah menjadi BNNK:
*Wewenang Penuh*: Punya hak melakukan penyelidikan, penyidikan, penangkapan, dan penahanan langsung. Tidak perlu menunggu perintah dari atas.
*Profesional*: Dipimpin oleh pejabat khusus (biasanya perwira Polisi aktif atau PNS BNN yang ahli), bukan jabatan ex-officio yang tugas utamanya di tempat lain.
*Struktur Kuat*: Berada di bawah komando langsung BNN Pusat, sehingga standar operasional, SDM, dan peralatannya terjamin kualitasnya.
*Efisiensi*: Anggaran lebih terarah, terukur, dan berbasis kinerja. Yang penting hasil tangkapan dan pencegahan, bukan jumlah rapat.
*4. KABUPATEN TANGERANG SANGAT MENDESAK BUTUH BNNK*
Wilayah ini memiliki karakteristik yang sangat rawan:
- Luas Wilayah: Cakupan sangat besar, banyak desa terpencil yang sulit diawasi.
- Jalur Strategis: Berbatasan Jakarta, jalur transit Jawa-Sumatera, dan punya garis pantai panjang yang rawan penyelundupan lewat laut
- Populasi Besar: Target pasar yang menggiurkan bagi pengedar, termasuk menyasar pelajar dan remaja.
- Sudah Ada Contoh: Kota Tangerang dan Tangsel sudah punya BNNK dan kinerjanya jauh lebih terlihat dan menakutkan bagi pelaku kejahatan.
*5. BAGAIMANA CARANYA?*
Bupati tidak perlu menunggu lama. Bupati Tangerang sudah seharusnya melakukan hal hal berikut :
1. Terbitkan Surat Keputusan Pembubaran BNK.
2. Segera ajukan permohonan resmi ke BNN RI untuk pembentukan BNNK Kabupaten Tangerang.
3. Siapkan sarana prasarana: Sediakan lahan, gedung kantor, dan kendaraan operasional sebagai bentuk dukungan daerah.
4. Alihkan anggaran: Anggaran yang tadinya untuk BNK bisa dialihkan untuk membiayai tahap awal operasional BNNK sampai anggaran pusat masuk.
*SUARA RAKYAT YANG HARUS DIDENGAR:*
"*PAK BUPATI TANGERANG, TOLONG BUBARKAN BNK YANG TIDAK BERGUNA ITU! GANTI DENGAN BNNK AGAR KAMI RASA AMAN. KAMI INGINKAN LEMBAGA YANG BISA LANGSUNG TANGKAP PENGEDAR, BUKAN CUMA BISA BICARA DI MIKROFON. UANG RAKYAT JANGAN DIBUANG BUANG BUAT RAPAT TANPA HASIL!*"
"*INI BUKAN SOAL GANTI NAMA SAJA, TAPI SOAL MENGUBAH "KANTOR ADMINISTRASI" MENJADI "MARKAS PERANG" MELAWAN NARKOBA. SUDAH SAATNYA TANGERANG PUNYA ALAT YANG TAJAM!*"
(Tim-Red)
