EDARAN MIRAS DI WILAYAH BUNDARAN STM GARUT DISEBUT TAK TERSENTUH, PENJUAL TANTANG APARAT DAN PEJABAT
Kilasbantennews.com - Penjual Atas Nama Miras Mencekik Dan Mengancam Awak Media Yang Mau Wawancara
Mei 21, 2026
🚨 Diduga kebal hukum, peredaran miras di wilayah Bundaran STM Garut kembali jadi sorotan. Penjual disebut menantang aparat dan siap menghadapi siapapun yang mencoba menghentikan aktivitasnya. Warga mendesak adanya tindakan tegas demi menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Kilasbanten.com Garut, ||Peredaran minuman keras (miras) di wilayah Bundaran STM, Kabupaten Garut, kembali menjadi sorotan publik. “22-05-2026”
Seorang pria berinisial Mirson disebut-sebut masih bebas menjalankan aktivitas penjualan miras hingga larut malam dan diduga sulit dihentikan.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, aktivitas penjualan miras tersebut sudah lama meresahkan warga sekitar. Bahkan, lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi miras itu dikabarkan kerap ramai didatangi pembeli pada malam hari.
Dalam keterangannya kepada pimpinan wartawan, Exsel Mochamad Wiki, sosok berinisial Mirson disebut sempat melontarkan pernyataan menantang kepada siapa pun yang mencoba menghentikan usahanya.
“Siapapun kamu, punya kepolisian juga akan saya hadapi,” ujarnya saat dimintai keterangan di lokasi.
Pernyataan tersebut memicu perhatian masyarakat karena dianggap sebagai bentuk perlawanan terbuka terhadap upaya penertiban peredaran miras di wilayah Garut. Warga berharap aparat penegak hukum serta pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan penindakan tegas.
Nama Wakil Bupati Garut, Bu Putri Karlina, juga ikut disebut dalam pembicaraan warga terkait maraknya peredaran miras yang hingga kini dinilai belum mampu dihentikan sepenuhnya dan itu jongko harus di kosongkan penjual tetep ngeyel membuka lagi dengan seng bercat Kuning.
Masyarakat meminta adanya langkah nyata agar wilayah Bundaran STM tidak menjadi pusat peredaran minuman keras ilegal.
Selain meresahkan warga, keberadaan miras juga dinilai berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama pada malam hari. Beberapa warga mengaku khawatir aktivitas tersebut dapat berdampak buruk terhadap generasi muda dan lingkungan sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan aktivitas peredaran miras tersebut. Masyarakat kini menunggu langkah tegas aparat untuk menindaklanjuti laporan yang beredar.
Seorang Mirson mengancam tegas seorang awak media akan carikan tempat kediamannya!!! Bu Wabub pernah berkata jangan ada yang jualan kaki lima di samping jalan itu apalagi ini penjualan (miras). Dimanakah sosok Satpol PP di Kabupaten Garut tolong gerak dengan melihatnya pemberitaan ini (RED) mengiring berita temuan..,!
