KONVOY KEMENANGAN PENDUKUNG PERSIB BERUJUNG PENGEROYOKAN DAN PENGANIAYAAN DI STADION MAULANA YUSUF KOTA SERANG.

Table of Contents



Kota Serang, kilasbantennews.com_ 10 Mei 2026

Ilham pemuda usia delapan belas ( 18 ) tahun asal warung jaud kasemen kota serang menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh sekitar dua puluh orang yang diduga para suporter pedukung persib atau ( VIKING )


Saksi mata di tempat kejadian yang memang sedang bertugas di gerbang stadion maulana yusuf, yaitu dua satpol PP kota serang menceritakan kronologis kejadian kepada awak media.


Awalnya ilham selaku korban dari rumah hendak ngopi dan  bersantai di stadion, sama sekali tidak ada rencana untuk nobar yang di gelar di stadion, di gerbang stadion karna kebetulan ilham menggunakan helm berstiker the jack, masa yang konvoy berpapasan tanpa basa - basi langsung mengeroyok dan menganiaya korban.


Pedagang dan pengunjung di area tersebut sontak di buat kaget dan khawatir melihat korban di injak - injak dan berusaha lari pun untuk menyelamatkan diri pun tetap dikejar dan di tabrak hingga di lindas oleh motor para pelaku, bahkan menurut keterangan para saksi selain handphone yang di ambil, kendaraan yang digunakan korban hancur menyisakan puing - puing pecahan kaca di tempat kejadian,.


Satpol PP yang melihat kejadian tersebut sempat melerai dan menyuruh ilham untuk lari dan menyelamatkan diri, sampai akhirnya ilham masuk ke rumah salah seorang warga dan menelpon temannya untuk di bawa ke rumah sakit kencana.


Pihak keluarga korban yang dihubungi secepatnya datang ke rumah sakit, melihat kondisi korban yang terlihat menghkawatirkan dengan penuh luka yang menurut keterangan medis ada sembilan belas ( 19 ) jahitan di kaki akibat senjata tajam jenis clurit, tangan kanan patah dampak dari pemukulan menggunakan balok, muka memar akibat di injak - injak oleh para pelaku dan kepala yang penuh luka.


Akhirnya hasil keputusan keluarga korban di bawa ke rumah sakit bhayangkara polda banten untuk di visum malam itu juga, sebagai bahan laporan yang akan di adukan ke pihak kepolisian dan pihak kepolsian dari polsek serang pun yang datang ke lokasi kejadian sudah mengumpulkan bukti - bukti berupa video rekaman dan saksi - saksi, pihak kepolisian masih terus memburu para pelaku agar secepatnya bisa di tangkap dan mempertanggungjawabkan tindakannya.

( Red: Uum )