Proyek betonisasi pager agung, di duga besi Dowel tidak pake selubung dan pelumas agregat kurang dari 25cm.
Kota serang.kilasbantennews.com - proyek pembangunan betonisasi di kelurahan pager agung kecamatan Walantaka kota Serang Banten, sedang dalam tahapan pengerjaan dan di kerjakan oleh CV. Karaton Mega karya dan di awasi CV.Tri Karya konsultant di beberapa titik sudah finishing / selesai di cor.
ironisnya beton yang baru selesai di cor itu, kini terlihat pada retak retak di beberapa titik, patah sampai bawah, imbas dari pemadatan yang kurang maksimal, di sebabkan oleh besi dowel yang tidak pake selubung ( sleeve) dan pelumas,( grease) dengan tidak terpasang nya kedua nya bisa menimbulkan dampak serius, terutama karena hilangnya fungsi Bond breaker ( pemutus ikatan ) yang menimbulkan keretakan pada sambungan dowel.
Hasil investigasi media di lapangan di temukan banyak kejanggalan di antaranya,
Pengerasan untuk pelebaran kedalaman agregat di duga kurang dari 25 cm, beton baru selesai di cor sudah retak retak, besi dowel yang tidak pakai pelumas dan selubung, pelaksana proyek belum pernah terlihat di lokasi proyek, adanya dugaan pembiaran dari pengawas dinas dan konsultan pengawas.besi Tulangan hanya terpasang besi berdiameter 9,3 mm dan cicin 9,1 mm dowel 24,4 mm di bawah standar yang di tentukan ,serta agregat di campur batu kapur.
Menurut keterangan pekerja asal Cirebon saat di pertanyakan terkait kegiatan betonisasi yang sudah retak dini. Mengaku pelaksana tidak tahu dan sekarang lagi di grouting yang retak retak nya pake cilen.
" Pekerja di sini orang Cirebon semuanya ada 10 orang, untuk upahnya Rp.120 perhari,
Kalau yang retak retak itu kami akan kasih cilen biar merekat lagi, berapa hari kerja di sini saya lupa.ucapnya Sabtu 23/05/2026.
Di tempat yang sama Amir dari plan BCG, saat dikonfirmasi terkait itu ko tidak uji slump dan kenapa di tambahkan air lagi terus mutu dan kualitas berpengaruh tidak..?
" Itu bukan air tapi obat superplas untuk mengencerkan dan ada yang buat bikin keras ada 2 jenis itu dalam derigen.
Untuk Slump tidak tiap mobil tergantung permintaan konsultan, kalau tadi mah Slump 12 biar rada encer agar bisa di keruk sama pacul .katanya.
Sementara itu Om Bob pengawas Dinas DPUPR kota Serang di pertanyakan terkait kenapa besi dowel tidak pake pelumas dan selubung,
Pake itu kang, pelumas intinya biar gerak saja kan agar tidak nempel di beton besi nya, dalihnya. padahal sudah jelas jelas terlihat kasat mata tidak pake selubung.
Di sisi lain abim saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp dan telpon selular tidak merespon hanya di lihat saja, tidak ada balasan.
Melihat dari papan informasi proyek, betonisasi pager agung di kerjakan oleh CV.karaton Mega karya, di awasi CV.Tri karya konsultant.adapun Nilai kontrak: Rp 2.398.760.000
- Tanggal kontrak: 23 Februari 2026
- No SPK: 620/03/SP-PPK/TENDER, RKNS/BM/ DPUPR/2026
- Sumber dana: APBD Kota Serang tahun anggaran 2026
Sampai berita ini tayang pihak pelaksana proyek dan dinas terkait belum memberikan keterangan resmi, mengenai proyek betonisasi pager agung yang di duga bermasalah.Tim media berencana dalam waktu dekat akan ke dinas DPUPR kota Serang Banten untuk meminta klarifikasi dan informasi lanjutan.
Publik meminta kepada pihak terkait untuk melakukan investigasi dan evaluasi terhadap proyek ini, jangan sampai proyek pembangunan betonisasi ini di jadikan seremonial dan penyerapan anggaran saja.( Red).
