Realisasi Anggaran Ketahanan Pangan TA 2023/2024 Dipertanyakan, Kades Sukagalih Pilih Bungkam

Table of Contents




Bogor -Kilas Banten News.com


Sikap tidak transparan ditunjukkan oleh Kepala Desa Sukagalih terkait pengelolaan Dana Desa (DD). Saat dimintai konfirmasi oleh awak media mengenai realisasi anggaran program Ketahanan Pangan tahun anggaran 2023 dan 2024, sang Kepala Desa justru memilih bungkam dan enggan memberikan penjelasan kepada publik.

​Berdasarkan data yang dihimpun, Desa Sukagalih yang berstatus sebagai Desa Maju menerima kucuran Dana Desa mencapai Rp 1.023.666.000. Dari total pagu tersebut, anggaran telah tersalurkan 100% dalam tiga tahap.


​Salah satu sub-bidang yang menjadi sorotan tajam adalah alokasi untuk Peningkatan Produksi Peternakan, yang meliputi pengadaan alat produksi, pengolahan peternakan, hingga pembangunan kandang. Program ini seharusnya masuk ke dalam prioritas nasional untuk ketahanan pangan tingkat desa, yang menyedot porsi anggaran yang cukup besar.


​Namun, alih-alih memberikan rincian fisik dan keterbukaan asas manfaat bagi kelompok tani atau peternak setempat, pihak pemerintah desa justru terkesan menutup diri. Bungkamnya Kepala Desa Sukagalih memicu pertanyaan besar di kalangan masyarakat dan kontrol sosial: Apakah anggaran tersebut benar-benar terealisasi di lapangan, ataukah hanya di atas kertas?


​Sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) serta UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, masyarakat dan pers memiliki hak penuh untuk mengawasi serta mendapatkan informasi mengenai penggunaan uang negara.


​Hingga berita ini diturunkan, tim media masih terus berupaya meminta klarifikasi resmi dari pihak Kecamatan maupun Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat agar karut-marut dugaan ketidaktransparan di Desa Sukagalih ini bisa terang benderang. (Ted-Tim)