Responsif dan Terukur: PDAM Lebak Buktikan Layanan Publik yang Berjiwa Rakyat
LEBAK .kilasbantennews.com – Sikap tanggap dan gerak cepat yang ditunjukkan jajaran manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lebak kembali mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Hanya dalam hitungan hari sejak gelombang pengaduan terkait gangguan pasokan air bersih masuk, tim teknis langsung dikerahkan turun ke lapangan untuk mengambil langkah penanganan yang konkret.
Berdasarkan pantauan di lapangan, tim teknis telah menuntaskan perbaikan pada titik-titik keluhan terbanyak di Kecamatan Rangkasbitung. Pemeriksaan kualitas air serta penanganan kerusakan pipa dilakukan secara cepat dan menyeluruh. Kini pasokan air bersih, khususnya di wilayah Desa Jatimulya, Kecamatan Rangkasbitung, telah kembali normal dan lancar digunakan warga.
Direktur Utama Perumdam Tirta Kalimaya/PDAM Lebak, Ni' Matullah, S.P, M.Agr. menyampaikan bahwa gerak cepat ini adalah wujud nyata tanggung jawab lembaga sebagai penyedia layanan publik.
"Setiap keluhan yang masuk adalah masukan berharga bagi kami. Kami tidak boleh menunda penanganan yang merugikan masyarakat. Saat ini prioritas utama kami adalah memulihkan gangguan teknis secepat mungkin agar pelanggan kembali terlayani dengan baik," tegas Ni' Matullah. Jum'at, 17/7/2026.
Untuk memudahkan warga menyampaikan kendala, pihaknya juga telah membuka jalur pengaduan khusus melalui Call Center di nomor 0821-2834-9942. Seluruh laporan yang diterima dijamin akan ditindaklanjuti secara maksimal dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. Langkah ini semakin menegaskan komitmen PDAM Lebak untuk bekerja secara terbuka, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Salah satu warga Desa Jatimulya, Astuti, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian yang diberikan.
"Kami ucapkan terima kasih kepada PDAM Lebak yang begitu responsif menanggapi keluhan kami. Setelah tiga hari air tidak mengalir akibat kebocoran pipa, alhamdulillah hari ini pasokan air sudah kembali normal seperti sedia kala," ucap Astuti lega.
Sementara itu, Sekretaris Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) Lebak, Iyan Sopian, memberikan apresiasi tinggi namun tetap menegaskan harapan agar kinerja ini berkelanjutan.
"Kami sangat mengapresiasi sikap responsif yang ditunjukkan pimpinan beserta seluruh jajaran PDAM Lebak. Ini adalah contoh nyata bagaimana lembaga publik seharusnya bekerja: tidak menutup mata, tidak menunda, dan langsung bergerak begitu mengetahui adanya kendala yang dirasakan masyarakat," ungkap Iyan Sopian.
Lebih lanjut ia menambahkan, respons cepat harus dibarengi dengan hasil yang nyata dan tahan lama.
"Kami berharap langkah ini bukan sekadar tindakan sesaat, melainkan menjadi awal dari perbaikan menyeluruh terhadap sistem pengelolaan, pemeliharaan jaringan, dan mutu pelayanan secara keseluruhan. Masyarakat tentu akan terus memantau perkembangannya. Jika komitmen ini benar-benar dijalankan hingga tuntas dan hak-hak pelanggan terpenuhi dengan baik, maka kepercayaan publik terhadap PDAM akan semakin meningkat. Kami dari MOI siap mendukung sekaligus mengawasi agar pelayanan terbaik benar-benar terwujud secara konsisten di lapangan," pungkas Iyan Sopian. (Red)
