Tingkatkan Produktivitas Melinjo, KUKERTA UIN SMH Banten Kelompok 69 Gelar Seminar Pencegahan Hama di Kampung Ciwindu

Table of Contents




Mancak, kilasbantennews.com 26 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten Kelompok 69 mengadakan seminar bertajuk “Edukasi Pencegahan Hama pada Pohon Melinjo sebagai Strategi Peningkatan Produktivitas Pangan Nasional” di Kampung Ciwindu, Desa Ciwarna, Kecamatan Mancak. Kegiatan yang berlangsung di rumah Ketua RT ini diikuti oleh masyarakat, khususnya warga yang memiliki kebun melinjo.


Seminar tersebut merupakan salah satu program kerja KUKERTA Kelompok 69 yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan hama sebagai upaya menjaga kesehatan tanaman dan meningkatkan hasil panen melinjo. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Aspandi, Lc., M.H., yang terus memberikan arahan selama pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat.


Materi seminar disampaikan oleh empat mahasiswa UIN SMH Banten, yaitu Abdul Fattah (Program Studi Asuransi Syariah), Rohaeni (Program Studi Hukum Ekonomi Syariah), Irman Naufal (Program Studi Perbankan Syariah), dan Sulthan Maulana Al Muhtadin (Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam).


Dalam pemaparannya, para narasumber menjelaskan berbagai jenis hama yang kerap menyerang tanaman melinjo, ciri-ciri serangan yang perlu dikenali, dampaknya terhadap hasil panen, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pengendalian hama secara hayati, penggunaan pestisida yang tepat, serta pentingnya melakukan pemantauan tanaman secara berkala agar serangan hama dapat segera ditangani.


Suasana seminar berlangsung hangat dan interaktif. Pada sesi diskusi, masyarakat tampak antusias menyampaikan pengalaman mereka dalam merawat tanaman melinjo serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Berbagai pertanyaan yang diajukan kemudian dibahas bersama berdasarkan materi yang telah dipaparkan, sehingga peserta memperoleh solusi yang sesuai dengan kondisi di lingkungan mereka.


Melalui kegiatan ini, KUKERTA UIN SMH Banten Kelompok 69 berharap masyarakat dapat menerapkan cara-cara pencegahan hama secara berkelanjutan. Dengan pengelolaan tanaman yang lebih baik, diharapkan kualitas maupun kuantitas hasil panen melinjo dapat terus meningkat sekaligus mendukung pengembangan potensi unggulan Desa Ciwarna.


“Kami berharap seminar ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para pemilik kebun melinjo di Kampung Ciwindu. Melalui pemahaman tentang cara mencegah dan mengendalikan hama secara tepat, kami berharap tanaman melinjo tetap sehat dan produktif sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung ketahanan pangan di daerah,” ujar perwakilan KUKERTA UIN SMH Banten Kelompok 69.


Seminar ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui kegiatan edukatif yang berorientasi pada kebutuhan warga. Dengan adanya kerja sama antara mahasiswa, Dosen Pembimbing Lapangan, dan masyarakat, diharapkan upaya menjaga produktivitas tanaman melinjo dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi Kampung Ciwindu maupun wilayah sekitarnya.


(MK)