Tubagus Fajri Ramadhan, Koordinator Aliansi BEM Serang Raya, Soroti Mutasi Pejabat Kota Serang yang Dinilai Masih Banyak Tak Sesuai Kompetensi
SERANG . kilasbantennews .com — Mutasi dan rotasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Serang kembali menjadi sorotan mahasiswa. Aliansi BEM Serang Raya menilai proses penempatan pejabat dalam sejumlah jabatan struktural perlu dilakukan secara transparan dan mengedepankan prinsip profesionalitas serta kesesuaian kompetensi.
Koordinator Aliansi BEM Serang Raya, Tubagus Fajri Ramadhan, mengatakan pihaknya menemukan sejumlah jabatan yang berdasarkan latar belakang pendidikan pejabatnya dinilai belum sepenuhnya linear dengan bidang tugas yang diemban.
Menurutnya, penilaian tersebut bukan untuk menyerang pribadi pejabat tertentu, melainkan sebagai bentuk kritik konstruktif terhadap tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik.
"Mutasi dan rotasi pejabat merupakan hal yang biasa dalam birokrasi. Namun, yang harus menjadi perhatian adalah apakah penempatan tersebut sudah sesuai dengan kompetensi, pengalaman, dan kebutuhan jabatan. Jangan sampai prinsip profesionalitas kalah oleh kepentingan lain," ujar Tubagus Fajri Ramadhan.
Ia mencontohkan beberapa jabatan yang perlu dikaji lebih lanjut, seperti bidang pengelolaan lingkungan, penganggaran, kebencanaan, komunikasi dan informatika, hingga sejumlah jabatan teknis lainnya yang membutuhkan kompetensi khusus.
Aliansi BEM Serang Raya mendorong Pemerintah Kota Serang untuk membuka informasi mengenai dasar pertimbangan dalam proses mutasi dan rotasi tersebut. Menurutnya, publik berhak mengetahui bahwa setiap pejabat yang ditempatkan telah memenuhi standar kompetensi jabatan dan memiliki kapasitas yang sesuai dengan tugas serta tanggung jawabnya.
"Kami tidak ingin menilai seseorang hanya dari gelar pendidikannya. Tetapi pemerintah juga harus terbuka mengenai rekam jejak, pengalaman, kompetensi teknis, dan standar yang digunakan dalam menentukan seseorang menduduki sebuah jabatan," tegasnya.
Tubagus menambahkan, birokrasi yang profesional harus dibangun melalui prinsip the right man on the right place. Penempatan pejabat yang tepat diyakini akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik dan efektivitas pemerintahan.
Aliansi BEM Serang Raya juga meminta Pemerintah Kota Serang melakukan evaluasi terhadap sejumlah jabatan yang dinilai membutuhkan kompetensi khusus. Jika ditemukan ketidaksesuaian, pemerintah diharapkan melakukan penataan berdasarkan kebutuhan organisasi dan kompetensi masing-masing pejabat.
"Ini bukan sekadar persoalan mutasi atau rotasi. Ini menyangkut bagaimana wajah birokrasi Kota Serang ke depan. Kami ingin memastikan bahwa setiap jabatan diisi oleh orang yang benar-benar memiliki kapasitas, kompetensi, dan integritas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkas Tubagus Fajri Ramadhan.
(Tim-Red)
