Muhamad Syahid, Presiden Mahasiswa UIN Banten Terpilih Sebagai Koordinator Wilayah BEM SI Provinsi Banten. Siap Mengonsolidasikan Gerakan Mahasiswa untuk Masa Depan Banten.

Table of Contents




Semarang ..kilasbantennews.com  – Muhammad Syahid, Presiden Mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, resmi terpilih sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Provinsi Banten dalam Pleno IV Musyawarah Nasional (Munas) XIX BEM SI yang diselenggarakan di Semarang pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026. Kepercayaan tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan konsolidasi gerakan mahasiswa di tingkat daerah agar semakin terorganisir, progresif, dan berdampak bagi masyarakat.


Terpilihnya Muhammad Syahid menjadi momentum baru bagi gerakan mahasiswa di Provinsi Banten. Melalui amanah tersebut, ia berkomitmen membangun persatuan seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa se-Banten tanpa sekat organisasi maupun latar belakang kampus. Konsolidasi ini diarahkan untuk memperkuat peran mahasiswa sebagai kekuatan intelektual, agen kontrol sosial, sekaligus mitra kritis dalam mengawal kebijakan publik dan pembangunan daerah.



Mengusung tema besar "Banten Bergerak, Banten Berdampak: Mengonsolidasikan Gerakan Mahasiswa untuk Mewujudkan Keadilan Sosial, Pendidikan Berkualitas, dan Ekologi Berkelanjutan," Muhammad Syahid menilai bahwa Banten memiliki potensi besar sebagai daerah industri, maritim, pertanian, pariwisata, dan pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, menurutnya, potensi tersebut harus diimbangi dengan tata kelola pemerintahan yang baik, pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas pendidikan, perlindungan lingkungan hidup, serta keberpihakan terhadap kesejahteraan masyarakat.


«"Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab besar untuk menyatukan gerakan mahasiswa Banten. Sudah saatnya mahasiswa hadir bukan hanya sebagai penyampai kritik, tetapi juga sebagai penggerak perubahan yang menghadirkan gagasan, mengawal kebijakan, dan memastikan pembangunan di Banten berjalan dengan prinsip keadilan, keberlanjutan, dan keberpihakan kepada rakyat."»


Sebagai Koordinator Wilayah BEM SI Provinsi Banten, Muhammad Syahid akan memfokuskan gerakan pada penguatan konsolidasi antarkampus, pengembangan kajian strategis, advokasi kebijakan publik, pengawalan isu pendidikan, demokrasi, lingkungan hidup, pemberdayaan masyarakat desa dan pesisir, serta penguatan partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah. Ia juga mendorong kolaborasi yang lebih erat antara mahasiswa, masyarakat sipil, akademisi, dan pemerintah untuk melahirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi Banten.


Menurutnya, BEM SI Wilayah Banten harus menjadi rumah besar perjuangan mahasiswa yang tidak hanya responsif terhadap isu nasional, tetapi juga mampu menghadirkan gerakan yang berakar pada kebutuhan masyarakat Banten. Dengan semangat kolaborasi dan persatuan, mahasiswa diharapkan mampu menjadi kekuatan transformasi sosial yang melahirkan kebijakan berpihak kepada rakyat serta mempercepat terwujudnya Banten yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan.


Terpilihnya Muhammad Syahid sebagai Koordinator Wilayah BEM SI Provinsi Banten diharapkan menjadi awal lahirnya gerakan mahasiswa Banten yang lebih solid, progresif, dan berpengaruh di tingkat nasional. Kepemimpinan ini sekaligus menjadi komitmen untuk menjadikan BEM SI Wilayah Banten sebagai wadah perjuangan bersama dalam mengawal demokrasi, memperjuangkan kepentingan rakyat, dan mendorong masa depan Banten yang lebih baik.

(Si)