Ormas Badak Banten Perjuangan Dukung Ketua Kadin Lebak Robby Sumantri Jayabaya
Lebak.kilasbantennews.com – Organisasi Kemasyarakatan Barisan Aktivis Dan Advokasi Keluarga ( Badak ) Banten Perjuangan menilai tepat Roby Sumantri Jayabaya di daulat menjadi Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Lebak.
Roby Sumantri Jayabaya secara aklamasi di tetapkan dan dilantik oleh Ketua Kadin Provinsi Banten M Azzari Jayabaya berdasarkan Musawarah Kabupaten (Muskab ) VIII Kadin Lebak di Hotel Grand Keisha Rangkasbitung dengan kepengurusan baru periode tahun 2026–2031.
Menurut Eli Sahroni Ketua Umum DPP Ormas Badak Banten Perjuangan,
Robby meneruskan kepemimpinan Kadin Lebak dari Vivi Sumantri Jayabaya yang telah habis masa baktinya.
Dalam kepengurusan barunya, Roby bersama pengurus Kadin Lebak dapat mengambil peran lebih aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui penguatan sektor UMKM dan investasi.
" Kami meyakini
Robby dan rekan pengurus Kadin Lebak akan mampu membawa organisasi yang terbuka, adaptif, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi para pelaku usaha", kata Eli Sahroni
Dikatakan Eli Sahroni , membangun organisasi sebesar Kadin itu tidak mudah karena bukan hanya mengorganisir para pelaku usaha tetapi para pengusaha dalam melakukan aktivitas bisnis perusahaanya agar lebih terbuka, adaptif, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh pelaku dan masyarakat
" Kami mengajak kepada masyarakat lebak mari kita dukung Robby Sumantri Jayabaya dalam menjalankan peranya sebagai Lokomotif pengusaha di Kab Lebak. Kadin juga memiliki peran penting sebagai jembatan antara dunia usaha dengan pemerintah daerah", kata King Badak panggilan akrab Ketua Umum DPP Badak Banten Perjuangan
Sementara Wakil Ketua Umum Kadin Jawa Barat, Moch. Nabil Jayabaya, menyambut baik kepemimpinan baru Kadin Lebak. Ia berharap organisasi dunia usaha tersebut tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya para pengusaha, tetapi mampu mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah.
Menurut Nabil, Kadin harus aktif membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah sehingga berbagai persoalan dunia usaha dapat dicarikan solusi bersama.
“Kadin jangan hanya menjadi wadah. Kadin harus aktif bersinergi dengan pemerintah, ikut memberikan gagasan dan solusi, sehingga dunia usaha di Lebak bisa tumbuh dengan baik,” kata Nabil.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi salah satu kunci untuk menciptakan iklim usaha yang sehat, meningkatkan investasi, memperkuat UMKM, sekaligus membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi masyarakat.
“Kalau pemerintah dan dunia usaha bisa berjalan bersama, saya yakin akan semakin banyak peluang yang bisa dibuka. Target akhirnya tentu bagaimana dunia usaha tumbuh, masyarakat mendapatkan manfaat, dan bersama-sama mewujudkan Lebak Ruhay,” ujarnya. (Setiman)
