PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW DI MASJID BAITUROHIM, KAMPUNG BAROS masjid

Table of Contents


 


Kabupaten.Serang, kilasbantennews .com Minggu 30 Agustus 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Besar Islam, Masjid Baiturohim, yang beralamat di Kampung Baros, masjid RT 015 / RW 006, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.

 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di lingkungan Masjid Baiturohim, Kampung Baros, masjid Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten ini mengusung tema:

 

“Beda Tak Mengapa, Ukhuwah Tetap Terjaga, Berkah untuk Semua.” 

 

Kegiatan ini dihadiri tidak hanya oleh warga Desa/Kampung Baros saja, tetapi juga turut dihadiri oleh sejumlah tokoh agama serta warga dari berbagai kampung dan lingkungan di sekitar wilayah Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten. Suasana terasa sangat akrab, rukun, dan penuh kehangatan, diisi dengan tausiyah keagamaan, pembacaan shalawat, serta doa bersama untuk memperingati kelahiran junjungan kita, Nabi Besar Muhammad SAW.

 


Dalam penyampaian tausiyah, narasumber menyampaikan betapa besarnya kasih sayang dan kecintaan Nabi Muhammad SAW kepada seluruh umatnya. Beliau menyampaikan, kecintaan tersebut hendaknya kita balas dengan senantiasa mencintai, menghormati, serta meneladani akhlak dan mengikuti seluruh ajaran Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Apabila nama Nabi Muhammad SAW disebut, hendaklah kita mengucapkan: Shallallāhu ‘Alaihi wa Sallam. Kalimat sederhana ini merupakan bentuk doa sekaligus tanda penghormatan kita yang paling tulus kepada Beliau,” ucapnya.

 

Lebih lanjut, beliau juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten, untuk senantiasa memperkuat kepedulian dan mempererat tali persaudaraan antar sesama. Perbedaan yang ada bukanlah alasan untuk saling menjauh, melainkan harus disikapi dengan sikap saling menghormati, saling menghargai, serta saling membantu dalam kebaikan.

 

“Apabila kita saling mendoakan, saling peduli, dan saling membantu kepada sesama warga tanpa memandang perbedaan, Insya Allah — bukan hanya kita akan memperoleh keberkahan di dunia, melainkan kelak kita akan dipertemukan kembali dalam kebaikan di akhirat kelak,” tegasnya.

 

Acara berjalan dengan tertib, aman, dan penuh kedamaian, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh warga yang hadir.

 

 (Tb. Desi Sabaruddin)