Antisipasi Paparan Debu Vulkanik Anak Krakatau, AMON Bagikan 750 Masker Gratis kepada Masyarakat

Table of Contents




kBN.COM-SERANG, BANTEN — Aliansi Media Online Nusantara (AMON) bergerak cepat mengantisipasi potensi dampak sebaran debu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Sebanyak 750 masker gratis dibagikan kepada masyarakat di sejumlah titik lampu merah, yakni kawasan Boru dan Palima, Kota Serang, Banten, Senin (7/9/2026).


Pembagian masker menyasar pengguna sepeda motor, pejalan kaki, pedagang, serta masyarakat yang masih harus melakukan aktivitas di ruang terbuka.


Ketua AMON, Sudiri, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian insan media yang tergabung dalam AMON terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi dampak bencana alam.


“Pembagian masker ini merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu masyarakat melindungi diri dari risiko gangguan pernapasan akibat paparan debu vulkanik,” ujar Sudiri.


Selain membagikan masker, jajaran AMON juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.


Masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah juga diimbau menggunakan masker atau pelindung pernapasan sebagai langkah antisipasi terhadap paparan abu atau debu vulkanik.


Kegiatan pembagian masker berlangsung aman, lancar, dan kondusif. AMON berharap aksi tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan saat terjadi potensi bencana.


Dalam kesempatan tersebut, AMON menyampaikan apresiasi kepada jajaran yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan pembagian masker bagi masyarakat di wilayah Banten.


AMON menegaskan bahwa media tidak hanya memiliki peran dalam menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga dapat berkontribusi secara langsung melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan. (Si)