Hendra Primitif Minta Bupati Maesyal Rasyid Siagakan Tenaga Medis dan Dinsos Hadapi Dampak Abu Vulkanik

Table of Contents


 Tangerang.kilasbantennews.com  — Menyikapi potensi dampak aktivitas Anak Krakatau, Hendra Primitif selaku Ketua Umum Gema Rakyat Indonesia (GARI) mengajukan permohonan kepada Bupati Tangerang Maesyal Rasyid agar pemerintah daerah segera mengambil langkah antisipatif untuk melindungi masyarakat.

Hendra meminta Bupati segera menginstruksikan tenaga medis agar siaga, khususnya untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan kesehatan akibat abu vulkanik. Menurutnya, kesiapsiagaan tenaga kesehatan sangat penting agar masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan maupun keluhan kesehatan lainnya dapat segera memperoleh pertolongan.

“Jangan menunggu masyarakat jatuh sakit baru tenaga medis bergerak. Pemerintah harus hadir lebih awal. Kesiapsiagaan adalah bentuk nyata perlindungan terhadap rakyat,” ujar Hendra Primitif.

Selain sektor kesehatan, Hendra juga meminta Dinas Sosial Kabupaten Tangerang segera melakukan pemantauan dan pendataan warga yang membutuhkan bantuan, terutama masyarakat yang terdampak dan mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan sandang, pangan, serta kebutuhan pokok lainnya.

Menurutnya, dalam situasi musibah, pemerintah tidak cukup hanya menunggu laporan. Petugas harus turun melihat langsung kondisi masyarakat, sehingga bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran.

“Musibah bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga soal kehidupan masyarakat. Jangan sampai ada warga yang kesulitan makan, kehilangan penghasilan, atau membutuhkan bantuan tetapi tidak tersentuh pemerintah,” tegasnya.

Hendra berharap Pemkab Tangerang bersama seluruh perangkat terkait dapat membangun kesiapsiagaan terpadu, mulai dari tenaga medis, Dinas Sosial, aparat kewilayahan hingga unsur masyarakat.

“Kita tidak sedang menebar kepanikan. Kita sedang mengingatkan pentingnya kesiapan. Ketika rakyat membutuhkan, pemerintah harus sudah siap hadir, melihat, mendengar dan memberikan solusi,” pungkas Hendra Primitif, Ketua Umum Gema Rakyat Indonesia (KBN).