Proyek Revitalisasi SMP PGRI Ciruas Berjalan dan lanycar

Table of Contents

 
 
SERANG, kilasbantennews.com 24 September 2026 — Pihak pengelola SMP PGRI Ciruas memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang mempertanyakan transparansi pelaksanaan proyek Revitalisasi (Revit) di lingkungan sekolah. Pihak sekolah menegaskan seluruh tahapan kegiatan berjalan sesuai ketentuan, lengkap dengan dokumen pertanggungjawaban yang siap diverifikasi.
 
Dalam pernyataan tertulis yang disampaikan, Kepala SMP PGRI Ciruas menjelaskan bahwa sejumlah informasi yang dipublikasikan menimbulkan keraguan, padahal fakta di lapangan dapat dijelaskan secara terbuka dan akuntabel.
 
Material Diperoleh Secara Resmi
 
Terkait pernyataan mengenai material bangunan yang disebut "sudah ada dari sananya", pihak sekolah meluruskan bahwa hal tersebut bukan bermaksud menyembunyikan asal-usul barang.
 
"Yang dimaksud adalah material telah tersedia di lokasi sebelum pekerjaan fisik dimulai. Seluruhnya diperoleh melalui proses pengadaan yang sah, lengkap dengan faktur, bukti pembayaran, dan spesifikasi teknis yang dapat ditunjukkan kapan saja," tegas Kepala Sekolah.
 
Pihak sekolah menegaskan tidak ada material yang berasal dari sumber tidak jelas. Semua dokumen pengadaan tersusun rapi dan siap diperiksa.
 
Kejelasan Peran Setiap Pihak
 
Mengenai perbedaan keterangan sosok berinisial H.M, pihak sekolah menjelaskan pembagian tugas secara resmi:
 
- H.M ditetapkan sebagai Pengawas Proyek berdasarkan Surat Keputusan yang berlaku
​
- Unang bertindak sebagai mandor/pelaksana fisik di lapangan
​
- Mulyadi/Aldi berperan sebagai pemasok material sesuai penawaran yang diverifikasi
 
"Perbedaan sebutan di kalangan pekerja tidak mengubah kedudukan resmi masing-masing pihak sebagaimana tertuang dalam dokumen kegiatan. Semua peran telah ditetapkan secara tertulis," tambahnya.
 
Pengelolaan Anggaran Terbuka & Dapat Dipertanggungjawabkan
 
Pihak sekolah menolak anggapan bahwa pihak sekolah hanya menerima hasil pekerjaan tanpa pengawasan. Justru sebaliknya, setiap tahapan dilalui dengan pemeriksaan berjenjang, mulai dari kesesuaian penawaran, kualitas material, hingga kemajuan fisik di lapangan.
 
"Pembayaran dilakukan setelah pekerjaan diperiksa dan dinyatakan sesuai spesifikasi oleh tim yang dibentuk. Pihak sekolah tidak pernah melepaskan tanggung jawab pengawasan," jelasnya.
 
Seluruh dokumen perencanaan, pelaksanaan, hingga laporan pertanggungjawaban telah diserahkan kepada instansi terkait dan siap diaudit. Papan informasi proyek juga telah terpasang di lokasi yang mudah dilihat masyarakat.
 
Siap Diawasi & Diverifikasi
 
Pihak sekolah menyambut baik perhatian dari masyarakat dan pihak-pihak yang peduli terhadap pengelolaan pendidikan. Namun demikian, klarifikasi ini disampaikan agar publik memperoleh informasi yang seimbang dan utuh.tegas nya