Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Cilegon Lakukan Penyisiran Menyeluruh Blok Hunian
CILEGON,kilasbantennews.com INFO_PASS — Sebagai langkah nyata dalam memperkuat keamanan dan ketertiban di tengah sorotan serta berbagai pemberitaan negatif mengenai lembaga pemasyarakatan, jajaran petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, melaksanakan penyisiran dan pemeriksaan secara menyeluruh di seluruh blok hunian warga binaan pada hari Senin, (5/10/26).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya konkret Lapas Cilegon dalam memastikan seluruh area hunian berada dalam kondisi aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penyisiran dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mengantisipasi adanya potensi pelanggaran keamanan dan tata tertib, termasuk keberadaan barang maupun fasilitas yang menyimpang dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di dalam blok hunian.
Pelaksanaan penyisiran dilakukan secara menyeluruh dan terukur dengan tetap mengedepankan profesionalitas, integritas, ketelitian, serta penghormatan terhadap hak-hak warga binaan. Jajaran petugas memastikan setiap bagian blok hunian mendapatkan perhatian dan pemeriksaan sebagai bentuk keseriusan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban.
Kepala Lapas Cilegon, Wahyu Trah Utomo, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen jajaran Lapas Cilegon untuk terus berbenah, meningkatkan pengawasan, dan memastikan pelaksanaan tugas berjalan secara profesional.
“Di tengah adanya berbagai pemberitaan negatif tentang lapas, kami tidak ingin hanya memberikan tanggapan secara verbal. Kami memilih menunjukkan komitmen melalui langkah nyata di lapangan. Penyisiran ini merupakan salah satu bentuk keseriusan kami dalam memastikan keamanan, ketertiban, dan kepatuhan terhadap aturan di dalam Lapas Cilegon,” ujar Wahyu Trah Utomo.
Menurutnya, setiap pemberitaan dan sorotan publik menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Lapas Cilegon untuk semakin meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas. Transparansi, pengawasan, dan deteksi dini dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.
“Kami terus melakukan evaluasi dan penguatan pengawasan. Petugas harus hadir, melihat langsung kondisi di lapangan, serta memastikan tidak ada celah yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan pelanggaran. Ini merupakan bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga amanah dan kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wahyu menyampaikan bahwa keamanan dan ketertiban tidak dapat diwujudkan hanya melalui kegiatan yang bersifat insidental, tetapi membutuhkan konsistensi, kedisiplinan, serta integritas seluruh jajaran.
Melalui penyisiran seluruh blok hunian tersebut, Lapas Cilegon menegaskan komitmennya untuk tidak abai terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemasyarakatan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berintegritas, serta menciptakan lingkungan pembinaan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga binaan.
Red/kilasbantennews
