Dukung Program Bang Andra, PT Rizki Bangun Beton Tegaskan Mutu Terjamin — Kontraktor Wajib Patuhi Standar Pengecoran
LEBAK .kilasbantennews.com — PT Rizki Bangun Beton, salah satu pemasok beton readymix untuk proyek jalan dalam program Bang Andra di Kabupaten Lebak, menegaskan komitmennya menjaga kualitas beton secara ketat. Humas perusahaan, Achmad Syarif, yang juga mantan wartawan dan aktivis senior, menyatakan bahwa setiap tahap produksi diawasi langsung oleh tenaga ahli.
"Proses produksi diawasi ketat oleh ahli beton. Secara berkala kami lakukan uji mutu untuk memastikan beton yang dikirim benar-benar sesuai spesifikasi," ujar Achmad Syarif.
Ia menilai program Bang Andra membawa dampak sangat positif bagi masyarakat. Jalan yang dibangun tidak hanya mempermudah akses ke sekolah dan puskesmas, tetapi juga membuka jalur pemasaran hasil tani warga.
Syarif menyampaikan perhatiannya terhadap praktik di lapangan, di mana satu proyek sering kali disuplai oleh beberapa pemasok sekaligus untuk mengejar target. Ia mengingatkan agar setiap pemasok tetap menjaga standar mutu yang sama agar kualitas jalan seragam dan tahan lama.
Syarat Penting Agar Beton Tidak Mudah Retak dan beberapa ketentuan yang wajib dipatuhi kontraktor pelaksana:
- Hindari pengecoran saat panas terik atau hujan; pilih waktu pagi, sore, atau cuaca teduh
- Pastikan tanah dasar sudah dipadatkan dengan sempurna sebelum pengecoran
- Lakukan penyiraman rutin setiap hari selama 7 hari penuh setelah pengecoran
- Segera tutup permukaan beton dengan terpal dan geotextile untuk melindunginya dari paparan matahari dan hujan langsung
- Pemotongan sambungan dilakukan tidak lebih dari 12 jam setelah pengecoran.
"Masih ada kontraktor yang tidak melakukan penyiraman selama 7 hari dan terlambat memotong sambungan. Padahal beton sebaik apa pun, jika penanganannya salah, pasti akan retak," tegasnya.
Untuk menghindari saling lempar tanggung jawab, PT Rizki Bangun Beton memuat secara tertulis dalam kontrak pasal kewajiban kontraktor terkait pemadatan, perlindungan permukaan beton, dan perawatan.
Setiap pengiriman beton didampingi teknisi yang melakukan uji kelandasan (slump test), serta menyertakan benda uji yang akan diuji tekan di laboratorium independen.
"Jangan langsung tuding ke batching plant kalau terjadi keretakan. Kami berani menjamin secara tertulis: jika keretakan murni karena kesalahan kami, kami perbaiki. Retak kecil ditangani dengan injeksi grouting; jika parah, kami bongkar dan cor ulang dengan beton baru," jelas Syarif.
Ia berharap semua pihak yang terlibat dalam program Bang Andra dapat bekerja dengan disiplin dan bertanggung jawab, sehingga hasil pembangunan yang telah dinantikan masyarakat benar-benar berkualitas dan awet digunakan.
(RED)
