Momentum HUT Kabupaten Tangerang, Korwil BEM SI Banten Soroti Lapangan Kerja dan Isu Lingkungan
KABUPATEN TANGERANG, kilasbantennews .com Kamis (15/10/2026) — Koordinator Wilayah Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (Korwil BEM SI) Provinsi Banten, Muhammad Syahid, menyoroti persoalan lapangan pekerjaan dan lingkungan hidup dalam audiensi bersama Wakil Bupati Kabupaten Tangerang. Pertemuan ini menjadi momentum untuk mendorong pembangunan daerah yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Audiensi tersebut berlangsung dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tangerang. Dalam kesempatan itu, Syahid menekankan pentingnya memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi dan perkembangan kawasan industri di Kabupaten Tangerang turut membuka kesempatan kerja yang adil bagi masyarakat lokal.
Menurut Syahid, keberhasilan pembangunan daerah tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi dan aktivitas industri, tetapi juga dari kemampuan pemerintah dalam memperluas akses pekerjaan yang layak serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Momentum HUT Kabupaten Tangerang harus menjadi ruang refleksi bersama. Pertumbuhan ekonomi dan investasi memang penting, tetapi yang tidak kalah penting adalah bagaimana masyarakat lokal bisa merasakan manfaatnya secara langsung, terutama melalui kesempatan kerja yang layak dan adil,” ujar Muhammad Syahid.
Ia mendorong Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memperkuat sinergi dengan dunia industri dan lembaga pendidikan, khususnya dalam penyediaan pelatihan kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Transparansi informasi lowongan pekerjaan serta evaluasi terhadap efektivitas program penempatan tenaga kerja juga perlu menjadi perhatian.
Selain persoalan ketenagakerjaan, Syahid menyoroti pentingnya perlindungan lingkungan hidup di tengah perkembangan industri dan pembangunan daerah. Menurutnya, pengawasan terhadap aktivitas industri, penanganan pencemaran, dan pengelolaan sampah harus menjadi bagian penting dari kebijakan pembangunan Kabupaten Tangerang.
“Jangan sampai pertumbuhan industri hanya terlihat dari banyaknya investasi dan aktivitas ekonomi, sementara persoalan lingkungan yang dirasakan masyarakat tidak mendapatkan penanganan yang memadai. Pembangunan harus mampu menghadirkan kesejahteraan sekaligus menjamin hak masyarakat untuk mendapatkan lingkungan yang sehat,” tegasnya.
Sebagai representasi gerakan mahasiswa di Provinsi Banten, Syahid menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk mengawal kebijakan publik melalui kritik yang konstruktif, penyampaian aspirasi, dan tawaran solusi.
Ia berharap komunikasi antara pemerintah daerah dan mahasiswa dapat terus diperkuat agar berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat memperoleh perhatian dan tindak lanjut yang konkret.
“Bagi kami, HUT Kabupaten Tangerang bukan sekadar perayaan bertambahnya usia daerah, tetapi juga momentum untuk mengevaluasi arah pembangunan. Kami ingin pertumbuhan ekonomi berjalan beriringan dengan terbukanya lapangan pekerjaan, meningkatnya kesejahteraan masyarakat, dan terjaganya lingkungan hidup,” tutup Syahid.
Melalui audiensi ini, BEM SI Banten mendorong agar isu ketenagakerjaan dan lingkungan hidup menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah, dengan kebijakan yang terukur, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(Red)
