OPENING CEREMONY RAKORCAB DAN PIC PMII KOTA SERANG, PERKUAT KONSOLIDASI ORGANISASI DAN KADERISASI*

Table of Contents

 OPENING CEREMONY RAKORCAB DAN PIC PMII KOTA SERANG, PERKUAT KONSOLIDASI ORGANISASI DAN KADERISASI



SERANG .kilasbantennews.com – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Serang menggelar _Opening Ceremony Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) dan Pelatihan Instruktur Cabang (PIC) PMII Kota Serang_ di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Banten, Selasa, 20 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi internal organisasi sekaligus penguatan arah gerak PMII Kota Serang dalam menjalankan agenda organisasi dan kaderisasi.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua PKC PMII Banten, Sahabati Wina Setiawati; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang, Tri Ningsih, S.H., M.H.; Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Serang, Ahmad Nuri, S.H.; anggota DPRD Kota Serang, H. Didi; Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Serang, Bilal, S.M.; serta Kasat Binmas Polres Serang Kota.


Dalam sambutannya, Ketua PC PMII Kota Serang, Ahmad Asmawi, menegaskan bahwa Rakorcab tidak boleh dipandang sekadar sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, forum tersebut merupakan ruang konsolidasi internal untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi, dan memantapkan arah organisasi PC PMII Kota Serang ke depan.


“Forum Rakorcab ini bukan forum seremonial. Ini adalah forum konsolidasi internal untuk memantapkan arah organisasi PC PMII Kota Serang. Kita ingin memastikan bahwa setiap agenda dan langkah organisasi memiliki arah yang jelas serta mampu menjawab kebutuhan kader dan tantangan organisasi,” tegas Ahmad Asmawi.


Ia juga menegaskan bahwa PC PMII Kota Serang akan terus berkomitmen menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Serang dalam mendorong pembangunan daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Menurutnya, kemajuan daerah membutuhkan kolaborasi dari berbagai elemen, termasuk organisasi kemahasiswaan, tanpa mengesampingkan fungsi kritis mahasiswa dalam mengawal kebijakan publik.


“PMII Kota Serang akan terus berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah. Kami percaya bahwa kemajuan Kota Serang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk organisasi kemahasiswaan. Namun, menjadi mitra strategis bukan berarti kehilangan daya kritis. PMII akan tetap hadir sebagai bagian dari masyarakat sipil yang memberikan gagasan, menyampaikan aspirasi, serta mengawal kebijakan pemerintah agar senantiasa berorientasi pada kepentingan rakyat,” tegasnya.


Ahmad Asmawi menambahkan bahwa kemitraan antara PMII dan pemerintah harus dibangun atas dasar komunikasi, kolaborasi, dan tanggung jawab bersama dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat. Dalam hal ini, PMII tidak hanya diharapkan menjadi mitra dalam mendukung program pembangunan, tetapi juga menjadi mitra kritis dan konstruktif yang mampu memberikan masukan serta mengingatkan pemerintah ketika kebijakan yang diambil perlu dievaluasi.


Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah karena memiliki tanggung jawab intelektual dan sosial untuk memastikan bahwa kepentingan masyarakat tetap menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, PC PMII Kota Serang berupaya membangun hubungan yang produktif dengan pemerintah daerah, sekaligus menjaga independensi organisasi dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.


Selain memperkuat konsolidasi organisasi, rangkaian kegiatan ini juga akan dilanjutkan dengan Pelatihan Instruktur Cabang (PIC). Pelatihan tersebut diselenggarakan sebagai upaya menjawab kebutuhan instruktur dalam menunjang proses kaderisasi PMII, khususnya menjelang pelaksanaan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) yang menjadi tahapan awal kaderisasi formal PMII.


Menurut Ahmad Asmawi, ketersediaan instruktur yang kompeten menjadi salah satu kebutuhan penting agar proses kaderisasi berjalan terarah, sistematis, dan berkelanjutan. Penguatan kapasitas instruktur diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembinaan kader sekaligus menyiapkan sumber daya manusia organisasi yang memiliki kapasitas intelektual, integritas, dan komitmen terhadap nilai-nilai pergerakan.


Ia menegaskan bahwa kaderisasi bukan sekadar proses penerimaan anggota baru, melainkan upaya berkelanjutan untuk membentuk kader yang mampu berpikir kritis, memiliki kepekaan sosial, serta berkontribusi dalam menjawab tantangan masyarakat. Dengan demikian, penguatan instruktur menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi dan melahirkan kader-kader yang siap mengambil peran di berbagai ruang pengabdian.


Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Serang, Tri Ningsih, S.H., M.H., yang hadir mewakili Pemerintah Kota Serang, menyampaikan apresiasi atas keberadaan PMII sebagai salah satu elemen mahasiswa yang dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah.


Dalam sambutannya, Tri Ningsih menegaskan bahwa upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa.


“Pemerintah Kota Serang menyambut baik keberadaan PMII Kota Serang sebagai elemen perwakilan mahasiswa. Dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, upaya tersebut tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kerja sama dan keterlibatan banyak pihak, salah satunya mahasiswa,” ungkapnya.


Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi kemahasiswaan, dan elemen masyarakat dalam mendorong pembangunan Kota Serang yang partisipatif. Mahasiswa diharapkan tidak hanya berperan sebagai kelompok akademis, tetapi juga menjadi mitra kritis dan konstruktif dalam mengawal kebijakan serta menyampaikan aspirasi masyarakat.


Dalam konteks tersebut, komitmen PC PMII Kota Serang untuk membangun kemitraan strategis dengan pemerintah menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara gerakan mahasiswa dan pembangunan daerah. Kemitraan ini diharapkan dapat membuka ruang dialog yang lebih luas, mendorong pertukaran gagasan, serta menghadirkan kontribusi nyata organisasi kemahasiswaan dalam menyikapi persoalan sosial dan pembangunan di Kota Serang.


Melalui penyelenggaraan Rakorcab dan Pelatihan Instruktur Cabang ini, PC PMII Kota Serang berupaya memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kapasitas sumber daya kader, serta membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk terus berkembang sebagai wadah kaderisasi sekaligus ruang pengabdian bagi mahasiswa.


PC PMII Kota Serang berharap kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat peran PMII sebagai organisasi kader dan organisasi pergerakan yang berkomitmen terhadap pengembangan intelektualitas, pengabdian kepada masyarakat, serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.


Dengan semangat konsolidasi dan kaderisasi, PMII Kota Serang menegaskan kesiapannya untuk terus berjalan beriringan dengan pemerintah dalam mewujudkan kemajuan daerah, sembari tetap menjaga independensi, daya kritis, dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat. Bagi PMII, pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya membutuhkan dukungan, tetapi juga partisipasi aktif, gagasan yang solutif, dan pengawasan yang konstruktif dari seluruh elemen masyarakat.

(Red)